Surat Tanda Terima

Isi
Surat Tanda Terima — halaman 1
Surat Tanda Terima — halaman 2
Surat Tanda Terima — halaman 3

Isi

Teks dokumen

Surat Tanda Terima

Nomor: [NOMOR TANDA TERIMA]

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: [NAMA PENERIMA]

Jabatan / instansi (bila ada): [JABATAN ATAU INSTANSI PENERIMA]

Alamat: [ALAMAT PENERIMA]

Nomor telepon: [NOMOR TELEPON PENERIMA]

menyatakan telah menerima dari:

Nama: [NAMA PIHAK YANG MENYERAHKAN]

Jabatan / instansi (bila ada): [JABATAN ATAU INSTANSI]

Alamat: [ALAMAT PIHAK YANG MENYERAHKAN]

pada hari [HARI], tanggal [TANGGAL], pukul [JAM], di [TEMPAT], berupa:

No. Uraian (barang / dokumen / uang) Jumlah Keadaan / keterangan

1 [URAIAN] [JUMLAH] [ASLI / SALINAN / BARU / BEKAS / BAIK]

2 [URAIAN] [JUMLAH] [KETERANGAN]

3 [URAIAN] [JUMLAH] [KETERANGAN]

Jika yang diterima berupa uang: sebesar Rp[JUMLAH] ([JUMLAH DENGAN HURUF] rupiah), untuk pembayaran [KEPERLUAN, MISALNYA POKOK DAN BUNGA CICILAN KE-...].

Keperluan penyerahan: [UNTUK APA BARANG / DOKUMEN / UANG INI DISERAHKAN].

Catatan: [KEKURANGAN, KERUSAKAN, ATAU "TIDAK ADA"].

Tanda terima ini dibuat [SATU / DUA] rangkap; aslinya dipegang oleh pihak yang menyerahkan.

[KOTA], [TANGGAL]

Yang menyerahkan Yang menerima

____________________ ____________________

[NAMA] [NAMA]

Saksi (bila ada): [NAMA SAKSI] ____________________

Untuk saya: sebelum menyerahkan

[ ] Uraian cukup jelas: jenis, jumlah, nomor seri atau nomor dokumen, asli atau salinan

[ ] Keadaan barang dicatat saat itu juga

[ ] Penerima menandatangani; aslinya saya simpan (KUHPerdata Pasal 1874–1875, 1881)

[ ] Uang lebih dari Rp5.000.000: meterai Rp10.000 (UU 10/2020 Pasal 3 ayat (2) huruf g, Pasal 5)

[ ] Barang yang dikirim atau diterima dan tanda terima gaji: tanpa meterai (Pasal 7)

[ ] Pelunasan utang: tulis pokok dan bunga (KUHPerdata Pasal 1769)