Teks dokumen
Surat Izin Tidak Masuk Kerja
[KOTA], [TANGGAL]
Kepada Yth.
[NAMA ATASAN / BAGIAN HRD]
[NAMA PERUSAHAAN]
di [ALAMAT ATAU KOTA]
Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama: [NAMA LENGKAP]
Jabatan / bagian: [JABATAN DAN BAGIAN]
Nomor induk karyawan: [NIK KARYAWAN]
dengan ini memberitahukan bahwa saya tidak dapat masuk kerja pada tanggal [TANGGAL MULAI] sampai dengan [TANGGAL SELESAI] ([JUMLAH] hari) karena:
[ ] sakit, sesuai surat keterangan dokter terlampir;
[ ] sakit pada masa haid (paling lama 2 hari);
[ ] menikah;
[ ] menikahkan / mengkhitankan / membaptiskan anak saya;
[ ] istri saya melahirkan / mengalami keguguran;
[ ] [HUBUNGAN KELUARGA] saya meninggal dunia;
[ ] keperluan lain: [ALASAN], dan saya mohon izin ini [DIPERHITUNGKAN SEBAGAI CUTI TAHUNAN / TANPA UPAH].
Lampiran: [SURAT DOKTER / UNDANGAN / SURAT KEMATIAN / LAINNYA].
Pekerjaan saya selama tidak masuk diserahkan kepada [NAMA REKAN KERJA]. Saya dapat dihubungi di [NOMOR TELEPON].
Saya akan masuk kembali pada tanggal [TANGGAL MASUK KEMBALI]. Jika ada bukti yang belum terlampir, akan saya serahkan paling lambat pada hari pertama saya masuk kerja.
Demikian surat izin ini saya sampaikan. Atas perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.
Hormat saya,
____________________
[NAMA LENGKAP]
Untuk saya: sebelum mengirim
[ ] Sakit: lampirkan surat keterangan dokter — upah dibayar untuk sakit menurut keterangan dokter (UU 27/2026 Pasal 149 ayat (2) huruf a dan penjelasannya)
[ ] Menikah 3 hari; menikahkan, mengkhitankan atau membaptiskan anak 2 hari; keluarga inti meninggal 2 hari, anggota keluarga dalam 1 rumah 1 hari (Pasal 149 ayat (4))
[ ] Haid: beri tahu pemberi kerja; paling lama 2 hari (Pasal 120)
[ ] Bukti tertulis paling lambat hari pertama masuk kerja (Pasal 243 ayat (2))
[ ] Jangan absen 5 hari kerja berturut-turut tanpa keterangan tertulis (Pasal 231 huruf j)
[ ] Cek aturan izin di perjanjian kerja, peraturan perusahaan atau PKB (Pasal 149 ayat (5))
[ ] Simpan salinan surat dan bukti pengiriman